Siapa yang tidak mengenal Imam
Malik? Ulama Madinah yang sangat pandai dan kesungguhannya dalam menuntut ilmu. Imam Malik rahimahullahu mengisahkan tentang dirinya semasa kecil saat akan menuntut ilmu bahwa,“Aku berkata kepada ibuku, ‘Aku
akan pergi untuk belajar.’ Ibuku berkata,‘Kemarilah!, Pakailah pakaian ilmu!’
Lalu ibuku memakaikan aku mismarah (suatu jenis pakaian) dan meletakkan peci di
kepalaku, kemudian memakaikan sorban di atas peci itu. Setelah itu dia
berpesan,‘Sekarang, pergilah untuk belajar!’ Dia juga pernah mengatakan,
‘Pergilah kepada Rabi’ah (guru Imam Malik,)! Pelajarilah adabnya sebelum engkau
pelajari ilmunya!’”.
Dari kisah di atas dapat kita
pelajari bahwa adab adalah salah satu kunci utama konsitensi dan kesungguhan
Imam Malik dalam menuntut ilmu. Adab
didahulukan dari ilmu karena dengan beradab kita meraih ilmu. Jadi dengan
memahami adab dalam menuntut ilmu maka ilmunya akan menjadi berkah, ilmunya
akan bertahan lama. Oleh karena itu, orang paham adab akan cenderung konsisten
dalam menuntut sebuah ilmu, sehingga menjadikan mereka pembelajar yang haus
akan ilmu dan terhindar dari kebosanan. Di bawah ini beberapa kiat-kiat yang
bisa kita lakukan untuk menjaga konsistensi belajar alias belajar anti bosan.
1.
Pahami esensi menuntut ilmu, tentukan tujuan dan target belajarmu
Yang
perlu kita pahami adalah mengapa kita ingin menguasai ilmu tersebut? Apa yang
ingin kita dapatkan? Bagaimana benefitnya terhadap diri kita?. Sebelum
mempelajari dan menargetkan sesuatu tentunya ita harus punya muara agar paham
arah dan tujuan. Jadi, sebelum belajar tentukan dan beri batasan belajarmu
sesuai apa yang kamu butuhkan. Selanjutnya berikan waktu terhadap dirimu berapa
lama waktu yang akan kamu gunakan untuk
menguasai ilmu tersebut.
2.
Pahami cara belajarmu
Setelah
menentukan target hendaknya kita memahami cara beajar yang tepat dan efektif
untuk kita. Misalnya kamu lebih senang belajar sambil dengar ceramah, ataukah
suka belajar sambil ngemil. Nah, dengan seperti itu, persiapkan belajarmu dan penuhi
apa yang menjadi penunjang untuk kenyamanan belajar. Pastikan juga, temukan tempat yang cocok.
Pastikan
tempat belajarmu terhindar dari gangguan, pastikan tempat belajarmu mendapat
pencahayaan yang cukup agar kamu tetap fokus.
3.
Piliih Waktu dimana kamu paling aktif
Pahami di
waktu mana kamu paling efektif untuk belajar
|
WAKTU
TERBAIK UNTUK BELAJAR |
KHASIAT |
|
03.00
– 05.00 Pagi |
Pada
waktu ini, otak manusia berada dalam kondisi fresh karena setelah istirahat
(tidur malam). Ditambah dengan suasana tenang dan kondusif, yang mendukung
kegatan belajar. |
|
07.00
– 10.00 Pagi |
Kondisi
otak yang belum banyak digunakan untuk beraktivitas dan berpikir berat,
membuat fokus kita menjadi lebih baik, sehingga lebih mudah menerima dan
mengolah informasi. |
|
19.00
– 21.00 Malam |
Untuk
memaksimalkan waktu belajar di malam hari, usahakan untuk langsung istirahat
(tidur malam) setelah belajar. Bukan melakukan aktivitas seperti nontin TV,
main game atau malah begadang. |
4.
Temukan gurumu (harus ada falitas bertanya) sumber belajar
Hal yang
terkadang membuat kita berhenti belajar adalah karena kita mentok pada satu
permasalahan. Jadi, pastikan kamu punya fasilitas yang yang dapat membantu kamu
untuk menjawab pertanyaan pertanyaanmu, misalnya fasilitas internet, buku bacaan.
5. Ingat pesan Imam Syafi’i
Imam
Syafi’I mengatakan bahwa tidak akan
memperoleh ilmu kecuali dengan enam perkara yaitu (1) kecerdasan, (2) semangat,
(3) sungguh-sungguh, (4) berkecukupan, (5) bersahabat (belajar) dengan ustadz,
(6) membutuhkan waktu yang lama.
6.
Just Do It
Yang
paling penting dari semuanya adalah lakukan. Yang telah kamu targetkan segera
lakukan, jangan menunggu nanti karena nanti tidak ada batasnya. Menunda hari
ini sama dengan harapanmu semakin jauh.
SIUMBER:
https://muslim.or.id/21717-menuntut-ilmu-pelajari-adab-dulu.html